Tidak jarang Abi mengajakku jalan-jalan saat sang mentari sudah terbenam. Saat jalan-jalan di malam hari itu, adikku, Sofi, tak henti-hentinya menunjuk-nunjuk cahaya lampu. Kelap kelip, katanya. Yang menarik perhatianku adalah pantulan cahaya yang berasal dari televisi di hampir semua rumah penduduk. Juga suara soundtrack sinetron terdengar seragam dari rumah ke rumah. Berarti, sebagian besar orang meluangkan waktunya untuk menonton TV di malam hari. Aku jadi heran, karena di rumahku tidak ada yang menyalakan TV setelah adzan maghrib terdengar. Ga tau juga sih kalau aku sudah tidur. Mungkin Abi nonton film kesukaannya setelah anak-anaknya terlelap.
Di malam hari setelah sholat maghrib, aku biasanya belajar membaca dan Qiro’ati bersama Umi. Adikku sibuk menyusun legonya. Sedangkan mbak Tini belajar Iqra’ juga. Hebat lo dia, sudah hampir jilid 6! Kalau aku sih, alhamdullilah sudah mau khatam jilid 1. Mungkin minggu depan sudah jilid 2 deh. Saat Abi pulang merupakan waktu yang sangat aku tunggu. Setelah Abi makan malam, aku dan adikku langsung asyik bermain bersama Abi. Main kuda-kudaan, membuat kapal kertas, main game atau hanya sekedar bercanda bersama adikku.
Abi membuat peraturan yang ketat soal waktu nonton TV. Kami hanya boleh nonton TV maksimal 3 jam sehari. Jadi TV di rumahku hanya berfungsi di siang hari untuk menayangkan acara kesukaanku yaitu si Bolang. si Unyil dan Jalan Sesama. Aku jadi tahu aneka ragam permainan anak-anak dari banyak daerah di Indonesia. Petualangan mereka membuatku menyadari betapa indah dan luasnya tanah airku. Aku tidak terlalu suka film kartun, apalagi sinetron. Banyakan orang marah-marah sih. Adikku juga menjerit-jerit ketakutan kalau melihat Naruto dan Aang beraksi. Umi memilihkan film kartun untuk kami nikmati. Dora, Diego, Blue Clues atau Backyardigan menjadi film favoritku dan adikku.
Aku jadi bertanya sama Umi, kalau di malam hari TV masih menyala, kapan dong waktunya anak-anak untuk belajar. Apa ayah dan ibunya juga masih punya waktu untuk sekedar ngobrol dengan anak-anak? Kan seharian setiap orang sudah sibuk dengan aktivitas masing-masing? Padahal, kalau sudah di depan TV kan biasanya jadi males ngapa-ngapain.
Tanpa TV, banyak hal asyik yang bisa aku lakukan. Aku bisa bersepeda, lari-larian bersama teman, menggambar, mewarnai, main masak-masakan sama adikku, membaca buku, main rumah-rumahan di tenda, membuat binatang dari plastisin, bantuin Umi masak, menggunting-gunting, menempel. Pokoknya seru deh!
Di malam hari setelah sholat maghrib, aku biasanya belajar membaca dan Qiro’ati bersama Umi. Adikku sibuk menyusun legonya. Sedangkan mbak Tini belajar Iqra’ juga. Hebat lo dia, sudah hampir jilid 6! Kalau aku sih, alhamdullilah sudah mau khatam jilid 1. Mungkin minggu depan sudah jilid 2 deh. Saat Abi pulang merupakan waktu yang sangat aku tunggu. Setelah Abi makan malam, aku dan adikku langsung asyik bermain bersama Abi. Main kuda-kudaan, membuat kapal kertas, main game atau hanya sekedar bercanda bersama adikku.
Abi membuat peraturan yang ketat soal waktu nonton TV. Kami hanya boleh nonton TV maksimal 3 jam sehari. Jadi TV di rumahku hanya berfungsi di siang hari untuk menayangkan acara kesukaanku yaitu si Bolang. si Unyil dan Jalan Sesama. Aku jadi tahu aneka ragam permainan anak-anak dari banyak daerah di Indonesia. Petualangan mereka membuatku menyadari betapa indah dan luasnya tanah airku. Aku tidak terlalu suka film kartun, apalagi sinetron. Banyakan orang marah-marah sih. Adikku juga menjerit-jerit ketakutan kalau melihat Naruto dan Aang beraksi. Umi memilihkan film kartun untuk kami nikmati. Dora, Diego, Blue Clues atau Backyardigan menjadi film favoritku dan adikku.
Aku jadi bertanya sama Umi, kalau di malam hari TV masih menyala, kapan dong waktunya anak-anak untuk belajar. Apa ayah dan ibunya juga masih punya waktu untuk sekedar ngobrol dengan anak-anak? Kan seharian setiap orang sudah sibuk dengan aktivitas masing-masing? Padahal, kalau sudah di depan TV kan biasanya jadi males ngapa-ngapain.
Tanpa TV, banyak hal asyik yang bisa aku lakukan. Aku bisa bersepeda, lari-larian bersama teman, menggambar, mewarnai, main masak-masakan sama adikku, membaca buku, main rumah-rumahan di tenda, membuat binatang dari plastisin, bantuin Umi masak, menggunting-gunting, menempel. Pokoknya seru deh!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar